Minggu, 09 Maret 2014

Mahameruku

                             PERJALANAN HATIKU,PERSAHABATANKU (Part1)


"It is not the mountain we conquer but ourselves"  Edmund Hillary

  Aku sangat setuju dengan kalimat di atas yang pernah diucapkan oleh seorang pendaki gunung pertama yang berhasil mendaki Gunung Everest. Bukan gunung yang kita taklukkan tapi diri kita sendiri. Rasa lelah, kantuk, lapar, capek, angkuh, egois, apatis, putus asa, yang harus kita kalahkan saat mendaki sebuah gunung.
   
Ku mulai dari sini,,,,
 Apa yg aku fikirkan bila ada kata,tulisan,dan gambar gunung semeru,, ya itu adalah dimana aku sejak dulu punya mimpi untuk bisa berdiri di atas atap pulau jawa,
Mahameru,,,,, 3676 mdpl itulah tujuanku
 Semua bermula ketika aku kerja di sebuah minimarket di kota malang, sambil bekerja sambil cari info info tentang kapan bisa, sama siapa bisa aku mewujudkan mimpi mimpiku waktu itu,,
  
 Singkat crita....akirnya kami berangkat ber8 orang
ialah temanku Acun,John Simoy,Badrus,Garry,Ganja,Mas Taufiq
kami berangkat jam 5 dari kota malang, via tumpang dg sepeda motor,walupun ada halangan ban kempos tapi perjalanan singkat itu membawaku menengok
Arloji di tangan menunjukkan pukul 07.45 WIB saat kami sampai di Ranu Pani 2.200 mdpl. Sambil menunggu loket pendaftaran dibuka, aku bersih-bersih badan dulu serta ke toilet untuk bongkar muat. Di Ranu Pani terdapat tempat penitipan motor dengan tarif 5 ribu rupiah per hari.
                                       Ranu pani di pagi itu



Masih berada di Ranu Pani, udaranya sudah dingin banget, apalagi kalau di puncak sana, itulah yang aku rasakan kala itu. Setelah loket dibuka dan mendaftar kami pun bergegas berangkat menuju Ranu Kumbolo tepat pukul 09.00 WIB. 
Berikut syarat-syarat pendakian Gunung Semeru :
  • Tiket masuk : Rp 10 ribu per orang
  • Biaya Tenda : Rp 20 ribu per tenda
  • Fotocopi KTP : 2 lembar
  • Fotocopi surat keterangan sehat : 2 lembar
  • Materai 6 ribu : 1 bh per kelompok

Untuk menuju Ranu Kumbolo terdapat 2 jalur pendakian. Pertama melalui Watu Rejeng dan kedua lewat Bukit Ayek-Ayek. Kedua jalur ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jalur Watu Rejeng relatif lebih mudah namun memakan waktu lebih lama, sedangkan Jalur Bukit Ayek-Ayek lebih sulit karena jalannya menanjak namun dengan waktu tempuh lebih singkat. Kami memilih jalur Watu Rejeng, karena jalur ini yang paling banyak dipilih oleh para pendaki.
The Adventure Begin....!!!! Lima menit berjalan dari Ranu Pani, kami sampai di gerbang pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tak lupa aku abadikan momen spesial ini. Jalur awal pendakian cukup mudah kami lalui. Jalur awal berupa jalan paving beton yang landai. Meskipun landai, dengan tas carier seberat 20 kg, membuat tenagaku terkuras. 

                                                               Pintu Perjalanan Hati di mulai

                                                Sejam jalan,, masih jauh gan,,,,

                                                Garry (nyambek) yg kelelahan

                                                         dan si fany yg udah mulai narsis :)

Tiap berpapasan dengan sesama pendaki, kami selalu saling menyapa, itulah ciri khas pendaki gunung. Tak terasa kakiku sudah melangkah selama 2 jam dengan istirahat beberapa kali tentunya, sampai juga di pos 1, sebuah pos yang biasanya digunakan pendaki untuk istirahat dan memulihkan tenaga.
Sekedar info habitat asli Semeru "KOALA''

 Jalur semeru dari pos 1

Pos 2
 Dari pos 2 kami melanjutkan perjalanan ke pos 3. Di jalur ini mulai terasa tanjakan-tanjakannya meskipun masih dalam kata normal. Berbeda dengan pos 1 dan 2, pos 3 ini bentuknya sudah tidak layak lagi untuk beristirahat. Hanya berbentuk atap dari seng yang berdiri di atas tanah, kami pun tidak beristirahat di pos 3 ini.

Pos 3

Nah, dari pos 3 inilah, medan mulai terasa berat. Pendaki termasuk kami harus melalui beberapa tanjakan dengan kemiringan di atas 45 derajat dengan kondisi jalan yang penuh debu dan pasir. Setelah melewati tanjakan-tanjakan tadi akupun beristirahat di semak-semak sampai tertidur sekitar 10 menit saking lelahnya.
Semeru da tampak  dari kejauhan
Mulai dah penghabisan Baterai

Pukul 3 sore akhirnya kami sampai di pos 4, 
dimana ranu kumbolo da mulai terlihat

 Ntahlah kenapa mereka,,,

Aku,Acun,Mas Topic,john simoy

dan kami cepat turun karna keburu sore persiapan wat ngecamp,nyiapin makan malam,ma istirahat buat besok

                                                   cah ganteng lagi keburu amat tuh ya..... :)


 Bersambung,,,,,, tahan dulu ya heheh

1 komentar: